Pilar Pertanian

Berita Pertanian Aktual

22 January 2026

Mentan Amran Tekankan Efisiensi Anggaran hingga Level Teknis

Mentan Amran Tekankan Efisiensi Anggaran hingga Level Teknis
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Menegaskan Bahwa Disiplin Anggaran Merupakan Bagian Tak Terpisahkan dari Tanggung Jawab Moral Aparatur Negara
22 January 2026

Mentan Amran Tekankan Efisiensi Anggaran hingga Level Teknis

Pilarpertanian - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto harus diterapkan secara konsisten hingga ke detail teknis di lingkungan kerja kementerian dan lembaga.

Penegasan tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan inspeksi mendadak ke salah satu ruangan kerja di lingkungan Kementerian Pertanian. Inspeksi dilakukan untuk memastikan penggunaan sarana kerja, termasuk printer, berjalan selaras dengan kebutuhan operasional yang rasional dan produktif, sekaligus mencerminkan disiplin dalam pengelolaan anggaran.

“Pertanyaannya, 18 printer ini kalau dipakai 4 saja, apakah organisasi ini tidak berjalan? Efisiensi bukan soal angka saja, tapi pola pikir bagaimana efisiensi dilakukan dengan benar,” tegas Mentan Amran, Rabu (21/01/2026).

Karena itu, Mentan Amran meminta klarifikasi kepada Kepala Tata Usaha terkait kecukupan sarana kerja yang diperlukan untuk menunjang operasional. Ia menegaskan bahwa setiap pengadaan harus didasarkan pada kebutuhan yang terukur serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun fungsional.

Mentan Amran menekankan bahwa disiplin anggaran merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab moral aparatur negara. Di tengah upaya pemerintah pusat melakukan penghematan untuk mendukung program prioritas nasional, setiap unit kerja dituntut memiliki kepekaan dan komitmen yang sama dalam mengelola anggaran.

“Setengah mati kita lakukan efisiensi, jangan main-main yang di bawah. Setiap unit kerja harus memastikan penganggarannya tepat dan tidak mubazir,” ujarnya.

Sejak awal menjabat, Mentan Amran telah melakukan refocusing anggaran di Kementerian Pertanian, antara lain dengan memangkas biaya bimbingan teknis, pengadaan barang, perjalanan dinas, serta berbagai kegiatan seremonial. Anggaran tersebut kemudian dialihkan untuk memperkuat bantuan langsung kepada petani, seperti alat dan mesin pertanian (alsintan), benih, serta pembangunan infrastruktur pertanian.

Ia menambahkan bahwa penganggaran yang tidak tepat sasaran tidak hanya berimplikasi pada potensi pemborosan keuangan negara, tetapi juga berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap tata kelola birokrasi. Efisiensi, menurutnya, harus dimaknai sebagai upaya memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar mendukung kinerja, produktivitas, dan kualitas pelayanan publik.

Mentan Amran memastikan bahwa penguatan disiplin anggaran justru bertujuan memperbesar ruang fiskal sektor pertanian agar memberikan dampak nyata bagi petani dan masyarakat luas. Efisiensi harus menjadi budaya kerja yang dijalankan secara konsisten, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil.(ND)

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *