Pilar Pertanian

Berita Pertanian Aktual

04 August 2017

Kesejahteraan Petani Terus Meningkat, NTP Juli 2017 Sebesar 100,65

Kesejahteraan Petani Terus Meningkat, NTP Juli 2017 Sebesar 100,65
04 August 2017

Kesejahteraan Petani Terus Meningkat, NTP Juli 2017 Sebesar 100,65

Pilarpertanian - Pilar-Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (1/8/2017) merilis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) untuk bulan Juli 2017. NTP Juli sebesar 100,65 atau naik sebesar 0,12 persen dibanding Juni 2017 yang sebesar 100,53
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
NTP adalah indikator/alat ukur untuk menilai tingkat kesejahteraan petani. NTP diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Berarti sepanjang tahun 2017 kesejahteran terus meningkat, setelah sempat turun pada bulan Maret 2017.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Pada Maret 2017, Nilai Tukar Petani (NTP) sempat anjlok dibawah 100 yaitu 99,95. Kemudian April 2017 naik menjadi 100,01 dan naik lagi pada Mei 2017 menjadi 100,15.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Kenaikan NTP terus berlanjut pada Juni 2017 yaitu 100,53. Dan pada Juli 2017 naik menjadi 100,65 atau naik 0,12. Sementara Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga naik dari 109,59 pada Juni, naik menjadi 109,75 pada Juli 2017 (naik 0,15).
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Pada Juli 2017, kenaikan NTP tertinggi terjadi provinsi Jawa Timur, dengan kenaikan 0,89 persen. Sebaliknya penurunan NTP terbesar terjadi di provinsi Sulawesi Tenggara dengan penurunan 1,40 persen.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
BPS menjelaskan bahwa kenaikan NTP pada Juli 2017 disebabkan oleh indeks harga hasil produksi pertanian mengalami kenaikan lebih besar dari kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga petani maupun untuk keperluan produksi pertanian.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Kenaikan NTP Juli 2017 dipengaruhi oleh naiknya NTP pada subsektor tanaman pangan sebesar 0,06 persen, subsektor tanaman hortikultura sebesar 0,58 persen, subsektor peternakan sebesar 0,41 persen, subsektor perkebunan rakyat sebesar 0,49 persen dan subsektor perikanan sebesar 0,04 persen.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Sementara inflasi di perdesaan pada Juli 2017 sebesar 0,15 persen yang disebabkan oleh naiknya seluruh kelompok penyusun indeks konsumsi rumah tangga. (RS).

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *